Ratu Atut Chosiyah Gubernur Tercantik Indonesia

Ratu Atut Chosiyah Gubernur Tercantik Indonesia
Cah Pamulang: Ratu Atut Chosiyah Paling Cantik se Banten 2011

Dukungan Penuh Partai Demokrat & Presiden SBY pada Ratu Atut

Dukungan Penuh Partai Demokrat & Presiden SBY pada Ratu Atut
Dukungan Penuh Partai Demokrat & Presiden SBY pada Ratu Atut

Ratu Atut Chosiyah dan Keluarga Besarnya di Banten 2011

Ratu Atut Chosiyah dan Keluarga Besarnya di Banten 2011
Ratu Atut Chosiyah dan Keluarga Besarnya di Banten 2011

Supported by Airin Rachmi Diany (Walikota Tangsel 2011)

Kader Golkar Nurul Arifin dukung Ratu Atut

Kader Golkar Nurul Arifin dukung Ratu Atut
Kader Golkar Nurul Arifin dukung Ratu Atut

Ratu Atut Chosiyah Jealousy (by Ferry Ariefuzzaman HMI)

Ratu Atut Chosiyah Jealousy (by Ferry Ariefuzzaman HMI)
Ratu Atut Chosiyah Jealousy (by Ferry Ariefuzzaman HMI)
Tampilkan postingan dengan label Okky Asokawati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Okky Asokawati. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Agustus 2010

Ormas MKGR Bentuk Kaukus Bersama Kosgoro dan Soksi



Sumber: http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=118462

Selasa, 16 Agustus 2005

JAKARTA (Suara Karya): Ketua Umum DPP MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) Priyo Budisantoso menegaskan, pihaknya akan membentuk kaukus bersama ormas Kosgoro dan Soksi yang menyertakan ormas Hasta Karya, delapan ormas yang berafiliasi ke Partai Golkar.

"Kaukus itu untuk menopang Partai Golkar dalam menghadapi Pemilu 2009. Kita akan jadi tiang utama partai," katanya usai pengukuhan pengurus ormas MKGR di kantor DPP Partai Golkar, di Jakarta, Jumat (12/8).

Selain itu, Priyo juga menegaskan ormas MKGR tidak akan mendeklarasikan dirinya sebagai partai politik. Hal ini sesuai ajaran dan aspirasi pendiri MKGR R Sugandhi. "Ajaran Gandhi (Sugandhi-red), MKGR tetap ormas dan di Golkar," ujar dia.

Untuk memperkuat barisan MKGR, Priyo juga membuka diri untuk melakukan rekonsiliasi dengan kader-kader MKGR yang kini mendirikan partai politik. "Kalau berkenan dan dibuka pintu, saya akan sowan ke sana," ujar dia.

Di bawah kepemimpinan Priyo Budisantoso sebagai ketua umum dan Roem Kono sebagai sekretaris jenderal, jumlah pengurus MKGR membengkak menjadi 230 orang. Di jajaran ketua ada Joeslin Nasution, Yaasril Ananta Baharudin, Ratu Atut Chosiyah, Nurul Arifin, Bambang Sadono, Artje Loppies, Bambang Pramono dan lain-lain.

Sementara di posisi wakil sekjen ada Melchias Mekeng, Hamzah Sangaji, Nudirman Munir, Syaeful Bachri Ansori, Kholis Malik, Fayakhun Andriadi, sementara bendahara dijabat Budiarsa Sastra Winata didampingi Erwin Aksa, Faruk Sunge, German Kartasasmita, Ratu Dian Latifa, Rosita Lumentut, Natsir Mansyur dan lain-lain.

Dari dewan pertimbangan, Irsyad Sudiro dipercaya sebagai ketua dan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai sekretaris. Ikut dalam barisan ini antara lain Pinantun Hutasoit, Azwir Dainy Tara, Zainal Bintang, Harry Azhar Aziz, Tisnawati Karna, Slamet Effendy Yusuf, H Syaukani, Alzir Diani Tabrani, Siti Nurbaya, Chalid Mawardi, Fadel Muhammad, Yahya Zaini, Yamin Tawari, Tjadra Muchtar, Malik Raden, Herman Widyananda, Darul Siska, Ismeth Abdullah, sementara Tantyo Sudharmono masih menunggu konfirmasi.

Sesepuh kehormatan Jusuf Kalla, Aksa Mahmud, Surya Paloh, Akbar Tandjung, Fahmi Idris, Prabowo Subianto, Muladi, Siswono Yudhohusodo, Abdul Latief, Usman Hasan dan Soleh Solahudin dalam konfirmasi.

Dalam sambutannya, Ketua DPP Partai Golkar Prof Dr Muladi, menegaskan, krisis kultural, seperti KKN, penyalahgunaan wewenang, jauh lebih berat dibanding krisis struktural, karena itu, perlu untuk membangun kultur demokratis lewat pendidikan dan perbaikan manajemen.

Selain itu, kata Muladi, perlu diatasi lewat kepemimpinan, tidak hanya di tingkat puncak, tapi juga di semua lini, baik di pemerintahan maupun partai politik dan swasta. (Hanif S)

Jumat, 18 Desember 2009

Shahnaz Haque Adik Tercinta Marissa Haque Fawzi adalah Sepupu Ipar Airin Rachmi Diany




Selebrita
23 April 2011

Bahasa Kasih di Rumah Pasangan Ikang Fa
wzi




SEBAGAI brand ambassador sebuah produk rumah tangga, Shahnaz Haque disibukkan dengan kegiatan mewawancarai banyak wanita hingga pelosok Tanah Air. Banyak bertemu sosok inspiratif, istri drummer Gilang Ramadhan itu mengaku jadi setop mengeluh. ”Sudah 91 wanita saya wawancarai. Mereka adalah sosok yang hebat dan inspiratif. Kebanyakan dari mereka tidak berpendidikan tinggi, namun mampu membawa perubahan pada lingkungannya. Melihat itu saya jadi setop mengeluh,” ujarnya, Kamis (21/4). (dtc-37)

Sumber: http://komunikasi-ui-fisip.blogspot.com/

Pidana Seumur Hidup Untuk Ahmad Dimyati Natakusumah dari PPP



By Republika NewsroomRabu, 02 Desember 2009 pukul 20:08:00

SUMBER: GOEROENDESO.WORDPRESS.COM
DIMYATI NATAKUSUMAH


SERANG--Mantan Bupati Pandeglang Ahmad Dimyati Natakusumah, terdakwa dalam kasus dugaan suap pinjaman daerah Pemerintah Kabupaten Pandeglang senilai Rp200 miliar, terancam hukuman penjara maksimal seumur hidup."Hukuman maksimalnya seumur hidup, minimalnya satu tahun," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten Mukri di Serang,Rabu.

Dimyati yang sekarang menjadi anggota Komisi III DPR RI dan menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi DPR, akan dijerat dengan 3 pasal berlapis, yakni pasal 2, 3, dan 13, UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Menurut Mukri, Kamis(3/12), Dimyati mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Serang, bahkan surat panggilan sidang pun sudah dilayangkan ke Dimyati sejak Kamis (26/11) lalu.

Kejati sendiri untuk menghadapi persidangan itu akan mengerahkan sebanyak enam Jaksa Penuntut Umum (JPU), lima dari Kejati Banten dan satu dari Kejari Pandeglang. "Kami sudah siapkan enam JPU, lima dari kejati, satu dari Kejari Pandeglang, dalam hal ini Kasi Pidsus-nya. Lima JPU itu adalah Eri Harahap, Franciskus Pakpahan, Heri BS, Agus Chandra, dan Andri Winarto," kata Mukri.

Ia juga mengatakan, pihaknya mengharapkan kehadiran Dimyati di ruang persidangan nanti sebab kalau tidak hadir, materi dakwaan tidak bisa dibacakan. Bahkan, kemungkinan besar majelis hakim akan menunda sidang."Kami juga mengimbau kepada semua elemen masyarakat Pandeglang, untuk mengawasi jalannya persidangan secara detail," katanya.

Dihubungi terpisah, kuasa hukum Dimyati, Tb Sukatma menyatakan, pihaknya juga telah mempersiapkan diri menghadapi persidangan. "Kami akan kerahkan lima orang pengacara di bawah koordinasi saya. Kami juga dibantu oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP)," kata Sukatma.

Sukatma mengakui sudah bisa membaca tujuan yang hendak dicapai dari dakwaan yang akan ditujukan kepada kliennya. "Secara umum, materi dakwaan untuk Pak Dimyati tidak jauh berbeda dengan materi dakwaan terdakwa kasus yang sama sebelumnya, khususnya Pak Acang (mantan Ketua DPRD Pandeglang HM Acang). Jadi saya tidak begitu khawatir," tegas Sukatma seraya menjanjikan, Dimyati akan hadir langsung memenuhi jalannya persidangan.

Kasus yang menimpa politisi dari PPP itu berawal ketika tahun 2006 ketika dirinya menjabat Bupati Pandeglang. Saat itu, dia mengajukan pinjaman ke Bank Jabar-Banten senilai Rp200 miliar. Untuk memuluskan niatnya itu, Dimyati lalu memberikan uang kepada 45 anggota Dewan dengan jumlah bervariasi yang keseluruhannya mencapai Rp1,5 miliar, karena sebagai bupati, tentu dia harus minta persetujuan dari anggota DPRD Pandeglang. ant/kpo

Ketum PPP Surya Dharma Ali Lepas Tangan Menolak

Ketum PPP Surya Dharma Ali Lepas Tangan Menolak Membela dan Berkomentar Soal Kader Terbaiknya Ahmad Dimyati Natakusumah yang terlibat korupsi Rp 200 Milyar,-

20 November 2009 21:30 Peradilan
Berkas Dimyati dilimpahkan ke PN Pandeglang

Penahanan Dimyati (Portaltiga/Primair)
Serang - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten telah melimpahkan berkas perkara kasus Ahmad Dimyati Natakusuma ke Pengadilan Negeri (PN) Pandeglang."Ya,kami sudah menerima berkas tersebut dari Kejati Banten," kata Panitera Muda (Panmud) Pidana PN Pandeglang Yanto Budiyanto di Pandeglang, Jumat (20/11).Berkas perkara mantan Bupati Pandeglang yang saat ini anggota komisi III DPR tersebut dilimpahkan oleh tiga jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, salah satu diantaranya adalah Andri Winanto.Menurut Yanto, berkas tersebut terdiri dua bagian, pertama berkas barang bukti (bb) dan yang kedua berkas pemeriksaan saksi-saksi."Kedua berkas tersebut masing-masing sekitar 600 lembar," terang Yanto seraya mengatakan, ketiga jaksa dari Kejati Banten tersebut diterimanya di ruang Panmud Pidana PN Pandeglang.

Ia mengaku, belum bisa memastikan kapan perkara itu akan disidangkan, karena setelah berkas diterima olehnya, kemudian diserahkan ke Ketua PN Pandeglang.Selanjutnya ketua PN Pandeglang yang menunjuk majelis hakim mana yang akan memegang perkara tersebut."Setelah majelis ditunjuk, baru menentukan waktu sidangnya. Dan yang menentukan waktu sidang juga adalah majelis hakim," ungkapnya.

Akan tetapi, lanjut Yanto, biasanya setelah berkas diterima PN dan jika tidak ada masalah, maka dalam waktu satu minggu sudah bisa masuk ke persidangan.Selain itu, Yanto juga menjelaskan, dalam berkas itu tertulis 8 Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan turut dalam persidangan kasus Dimyati nanti, diantaranya, Eri Ariansyah, Waluyo, E Pakpahan, Zaenunsyah, Hery Sulaeman, Andri Winarto, Hery dan Ratna.

Kasus yang menimpa politisi dari PPP ini berawal ketika tahun 2006 sebagai Bupati Pandeglang dia mengajukan pinjaman ke Bank Jabar-Banten senilai Rp 200 miliar.Untuk memuluskan niatnya itu, Dimyati lalu memberikan uang kepada 45 anggota dewan dengan jumlah bervariasi yang keseluruhannya Rp 1,5 miliar. Sebab sebagai bupati tentu dia harus minta persetujuan dari anggota DPRD Pandeglang.(feb/ant)

Tersangka Korupsi Banten Ditangkap SBY, Anak Buah Ratu Atut


Tersangka Korupsi Banten
Ahmad Dimyati Natakusumah Kader PPP Mantan Buapati Pandeglang, Banten, Anak Buah Ratu Atut

November 12th, 2009 by rarzi

Achmad Dimyati Natakusumah
No Member of Parliament: A-290
Name : Achmad Dimyati Natakusumah, SH., MH., M.Si.
Place & Date of Birth: TANGERANG, 1966-09-17
Gender : Male
Wife : Irna NarulitaHome Address : Kp. Pamagersari
Office Address : Jl. Gatot Subroto no. 6City : Jakarta Pusat
Postal Code : 10270

Work Experience:
* Bupati Pandegalang 2005 - 2009
* Member of Parliament 2009 - 2014